Logo Desa

Pekon Sukoharjo III

Kabupaten Pringsewu
Provinsi Lampung

Loading

Pekon Sukoharjo III

Hari Libur Nasional

Hari Buruh Internasional

  • Hari
  • Jam
  • Menit
  • Detik
Info
Selamat Datang di Portal Resmi Pemerintah Pekon Sukoharjo III Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung | Pekon Sukoharjo III merupakan salah satu wilayah administratif yang berada di kawasan perkotaan Kecamatan Sukoharjo. Dengan letak strategis dan aksesibilitas yang baik, sejak 2017 Pekon Sukoharjo III mulai mengembangkan konsep desa digital untuk meningkatkan pelayanan publik, ekonomi masyarakat, serta partisipasi warga melalui teknologi informasi. Sejarah Berdirinya Pekon Sukoharjo III

Berita Pekon

Nama merupakan penyebutan untuk memanggil seseorang sebagai identitas diri. Berdasarkan basis data kependudukan (database SIAK), terdapat nama-nama yang jumlah huruf terlalu banyak. 

Ada pula nama panjang melebihi ketentuan karakter pada aplikasi dan formulir dokumen. Terdapat pula nama yang terdiri dari satu huruf, dan nama yang disingkat sehingga dapat diartikan berbagai macam. Juga ada nama yang mempunyai makna negatif

Banyak pula nama yang bertentangan dengan  norma kesusilaan. Selain itu, ada nama-nama yang berpengaruh negatif pada kondisi anak. 

Ada juga yang menamakan anak menggunakan nama lembaga negara, mewakili atau menyerupai jabatan, pangkat, penghargaan. 

Dampak
Memperhatikan contoh nama tadi dapat mengakibatkan antara lain: nama yang terlalu panjang akan menyebabkan sulitnya penulisan nama lengkap pada basis data maupun dokumen fisik (Akta lahir, KTP-el, KIA, SIM, paspor, STNK, ijazah  dan ATM Bank). 

Ini menyebabkan perbedaan penulisan nama seseorang pada dokumen yang dimiliki oleh satu orang yang sama akibat keterbatasan jumlah karakter pada masing-masing dokumen. 

Sebagai contoh, panjang nama di KTP-el akan jatuh ke baris kedua dan terpotong jika lebih dari 30 karakter. Di samping itu, nama-nama yang bermakna negatif, bertentangan dengan norma agama, kesopanan dan kesusilaan akan menjadi beban pikiran terhadap perkembangan anak sampai ia dewasa, seumur hidup. Bahkan sampai dia berketurunan, karena nama diberikan hanya sekali dalam seumur hidup.

Tujuan
Dirjen Dukcapil menjelaskan, bahwa setiap penduduk memiliki identitas diri dan negara harus memberikan pelindungan dalam pemenuhan hak konstitusional dan tertib administrasi kependudukan. 

Selain itu, pencatatan nama pada dokumen kependudukan perlu diatur sebagai pedoman bagi penduduk dan pejabat yang berwenang melakukan pencatatan untuk memudahkan pelayanan publik. 

Tujuan aturan ini dibuat untuk sebagai pedoman pencatatan nama, pedoman dalam penulisan nama pada dokumen kependudukan, meningkatkan kepastian hukum pada dokumen kependudukan. "Sekalgus memudahkan dalam pelayanan administrasi kependudukan, perlindungan hukum, pemenuhan hak konstitusional dan mewujudkan tertib administrasi kependudukan," urai Zudan.

Isi Pokok
Melalui Permendagri Nomor 73 Tahun 2022 tentang Pencatatan Nama Pada Dokumen Kependudukan dijelaskan bahwa pencatatan nama adalah penulisan nama penduduk untuk pertama kali pada dokumen kependudukan.

Pencatatan nama pada dokumen kependudukan dilakukan sesuai prinsip norma agama, norma kesopanan, norma kesusilaan, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Antara lain syaratnya mudah dibaca, tidak bermakna negatif, dan tidak multitafsir, jumlah huruf paling banyak 60 huruf termasuk spasi dan jumlah kata paling sedikit dua kata. 

Hal ini dimaksudkan untuk memudahkan anak dalam pelayanan publik lainnya. Contohnya pendaftaran sekolah, ketika si anak diminta guru menyebutkan namanya, dalam pembuatan ijazah, paspor dan lain sebagainya. 

"Jika ada nama orang hanya satu kata, disarankan, dihimbau untuk minimal dua kata, namun jika pemohon bersikeras untuk satu kata, boleh. Hal ini hanya bersifat himbauan dan namanya tetap bisa dituliskan dalam dokumen kependudukan," Zudan menjelaskan. 

Alasan minimal dua kata adalah lebih dini dan lebih awal memikirkan, mengedepankan masa depan anak. Contoh ketika anak mau sekolah atau mau ke luar negeri untuk membuat paspor minimal harus dua suku kata, nama harus selaras dengan pelayanan publik lainnya.

Tata cara pencatatan nama pada dokumen kependudukan meliputi, menggunakan huruf latin sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia, nama marga, famili atau yang disebut dengan nama lain dapat dicantumkan pada Dokumen Kependudukan, dan gelar pendidikan, adat dan keagamaan dapat dicantumkan pada kartu keluarga dan kartu tanda penduduk elektronik yang penulisannya dapat disingkat.

Lebih jauh, Zudan menjelaskan, dalam tata cara pencatatan nama pada dokumen kependudukan ini dilarang disingkat, kecuali tidak diartikan lain. Artinya, boleh disingkat namun harus konsisten dengan singkatan tersebut, tidak boleh berubah-ubah selamanya. Sebab akan berlaku seumur hidup pada dokumen kependudukan dan dokumen pelayanan publik lainnya. Contoh: nama seseorang Abdul Muis, jika pemohon meminta untuk disingkat namanya menjadi Abd Muis boleh saja, namun selamanya akan Abd Muis. Inilah namanya. Abd tidak dianggap lagi sebagai singkatan tetapi sudah menjadi nama.

"Di samping itu, tidak boleh menggunakan angka dan tanda baca. Dan juga tidak boleh mencantumkan gelar pendidikan dan keagamaan pada akta pencatatan sipil. Akta pencatatan sipil itu antara lain akta kelahiran, perkawinan, perceraian dan kematian," papar Zudan. 

Untuk penerapan aturan ini, tentunya pejabat pada Disdukcapil kabupaten/kota, UPT Disdukcapil kabupaten/kota, atau kantor Perwakilan Republik Indonesia di luar negeri agar melakukan pembinaan kepada penduduk mengenai prinsip, persyaratan, dan tata cara pencatatan nama. 

"Pembinaan yang dimaksud dilakukan untuk memberikan saran, edukasi dan informasi guna pelindungan kepada anak sedini mungkin.
Agar pencatatan nama pada dokumen si Anak sesuai dengan aturan," ujarnya. 

Penduduk yang memaksakan mencatatkan nama anaknya lebih dari 60 karakter termasuk spasi dan disingkat atau diartikan lain; menggunakan angka dan tanda baca dan mencantumkan gelar pendidikan dan keagamaan pada akta pencatatan sipil--padahal pejabat dan petugas Dukcapil telah memberikan saran, edukasi dan informasi kepada masyarakat tersebut--namun masih mengabaikan, maka dokumen kependudukan belum dapat diterbitkan, sampai masyarakat mematuhi sesuai aturan. 

Hal ini dilakukan untuk kebaikan dan perlindungan bagi perkembangan anak ke depan. "Lebih tegas kepada pejabat dan petugas yang tetap mencatatkannya dan tidak sesuai aturan maka diberikan sanksi administratif berupa teguran secara tertulis dari Menteri melalui Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil," jelasnya lagi.

Tetap Berlaku
Pada saat Permendagri ini mulai berlaku, maka Pencatatan Nama pada Dokumen Kependudukan yang telah dilaksanakan sebelumnya, dinyatakan tetap berlaku. Maksudnya, bagi nama penduduk yang sudah tercatat pada data kependudukan yang sebelum diundangkannya Pemendagri Nomor 73 Tahun 2022, maka dokumen yang telah terbit sebelumnya dinyatakan tetap berlaku. Permendagri ini diundangkan pada tanggal 21 April 2022.

 

Sumber

Beri Komentar

Layanan
Mandiri

Hubungi Pemerintah Pekon untuk mendapatkan PIN

Pemerintah Pekon

Kepala Pekon

PURWOKO

Sekretaris Kepala Desa

EDY TURYADI, S.Sos

Kaur Keuangan

AIDA DWI SHOLECHA, S.Pd

Kasi Kesejahteraan

ICAN SADEWA

Kasi Pelayanan

ONI FATONI

Kepala Dusun 1

AFRIZAL

Kepala Dusun 2

SUSANTI

Kepala Dusun 3

AHMAD SYUKRI

Kepala Dusun 4

TAKDIRIL ASHAR

Kepala Dusun 5

MUHAMMAD SYUKRI ALFIAN

Kaur Perencanaan

AGUNG TRIAWAN, S.Kom

Kaur Tata Usaha & Umum

DIKA LIA HARISTA, S.P

Kasi Pemerintahan

ALDI ARDIAN

Operator Pekon

WULAN RAHMAWATI, S.Tr. P

Cuaca

Lokasi : Pekon Sukoharjo III
Koordinat : -5.2985697799,104.9882653093
Diperbarui 26-04-2026 10:13:40

Hari Ini, 26 April 2026
10:00

Cerah
31°C
13:00

Cerah
32°C
16:00

Cerah
30°C
19:00

Cerah
27°C
22:00

Cerah
25°C
Besok, 27 April 2026
01:00

Cerah
24°C
04:00

Cerah
24°C
07:00

Cerah
25°C
10:00

Cerah
30°C
13:00

Cerah
31°C
16:00

Cerah
25°C
19:00

Cerah
24°C
22:00

Cerah
24°C
Lusa, 28 April 2026
01:00

Cerah
24°C
04:00

Cerah
23°C
07:00

Cerah
26°C
10:00

Cerah
30°C
13:00

Cerah
26°C
16:00

Cerah
27°C
19:00

Cerah
26°C
22:00

Cerah
24°C

Sumber : BMKG | Tema DeNava

Jam Pelayanan
Hari Masuk Keluar
Senin 08:00:00 15:30:00
Selasa 08:00:00 15:30:00
Rabu 08:00:00 15:30:00
Kamis 08:00:00 15:30:00
Jumat 08:00:00 15:30:00
Sabtu Libur
Minggu Libur
Statistik Pengunjung
Hari ini : 491
Kemarin : 1.024
Total Pengunjung : 541.965
Sistem Operasi : Unknown Platform
IP Address : 216.73.217.93
Browser : Mozilla 5.0
Tema Pro : DeNava v204.13
Cuaca

Lokasi : Pekon Sukoharjo III
Koordinat : -5.2985697799,104.9882653093
Diperbarui 26-04-2026 10:13:40

Hari Ini, 26 April 2026
10:00

Cerah
31°C
13:00

Cerah
32°C
16:00

Cerah
30°C
19:00

Cerah
27°C
22:00

Cerah
25°C
Besok, 27 April 2026
01:00

Cerah
24°C
04:00

Cerah
24°C
07:00

Cerah
25°C
10:00

Cerah
30°C
13:00

Cerah
31°C
16:00

Cerah
25°C
19:00

Cerah
24°C
22:00

Cerah
24°C
Lusa, 28 April 2026
01:00

Cerah
24°C
04:00

Cerah
23°C
07:00

Cerah
26°C
10:00

Cerah
30°C
13:00

Cerah
26°C
16:00

Cerah
27°C
19:00

Cerah
26°C
22:00

Cerah
24°C

Sumber : BMKG | Tema DeNava

Jam Pelayanan
Hari Masuk Keluar
Senin 08:00:00 15:30:00
Selasa 08:00:00 15:30:00
Rabu 08:00:00 15:30:00
Kamis 08:00:00 15:30:00
Jumat 08:00:00 15:30:00
Sabtu Libur
Minggu Libur
Statistik Pengunjung
Hari ini : 491
Kemarin : 1.024
Total Pengunjung : 541.965
Sistem Operasi : Unknown Platform
IP Address : 216.73.217.93
Browser : Mozilla 5.0
Tema Pro : DeNava v204.13
Pemerintah Pekon

PURWOKO

Kepala Pekon

EDY TURYADI, S.Sos

Sekretaris Kepala Desa

AIDA DWI SHOLECHA, S.Pd

Kaur Keuangan

ICAN SADEWA

Kasi Kesejahteraan

ONI FATONI

Kasi Pelayanan

AFRIZAL

Kepala Dusun 1

SUSANTI

Kepala Dusun 2

AHMAD SYUKRI

Kepala Dusun 3

TAKDIRIL ASHAR

Kepala Dusun 4

MUHAMMAD SYUKRI ALFIAN

Kepala Dusun 5

AGUNG TRIAWAN, S.Kom

Kaur Perencanaan

DIKA LIA HARISTA, S.P

Kaur Tata Usaha & Umum

ALDI ARDIAN

Kasi Pemerintahan

WULAN RAHMAWATI, S.Tr. P

Operator Pekon